Jumat, 06 Januari 2012

Dies natalis Unibraw Thn 2012

Dies Natalis ke-49: UB Berkembang Pesat Melampaui Harapan

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh humas1 pada 07 Januari 2012 | Komentar : 0 | Dilihat : 46
Rektor UB Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito memimpin rapat terbuka senat
Rektor UB Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito memimpin rapat terbuka senat
Kamis (5/1), Universitas Brawijaya menghelat Rapat Terbuka Senat dalam rangka Dies Natalis ke-49. Rektor Universitas Brawijaya Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito, memimpin langsung rapat yang dihadiri ribuan orang yang merupakan dosen dan tenaga kependidikan itu. Dies Natalis UB kali ini diperingati dengan tiga kegiatan besar yang melibatkan ribuan sivitas akademika UB. Dimulai dari perayaan Gelar Malam Seni (31/12), hingga jalan sehat (8/1).
Hingga sekarang, perkembangan UB sangat membanggakan. Bahkan telah melebihi Renstra yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Demikian disampaikan Rektor UB kepada PRASETYA Online. "Berbagai capaian yang telah diraih UB saat ini telah melampaui harapan, visi dan misi yang ditetapkan," ujarnya.
Hal membanggakan yang telah diraih Universitas Brawijaya meliputi, diraihnya sertifikat ISO 9001:2008 untuk seluruh unit kerja dan sertifikat 17025:2005 untuk Laboratorium Uji LSIH (Laboratorium Sentral Ilmu Hayati) dari Lloyd Register Quality Assurance Indonesia (LRQA), sebuah lembaga sertifikasi kelas dunia.
Prestasi berikut yang diraih UB yaitu berhasil mendapatkan dua bintang di QS Rated for Excellent. Dua bintang yang diraih itu merupakan penghargaan atas UB telah turut aktif dalam pengembangan penelitian dan memiliki reputasi yang baik di dalam negeri. QS menilai UB menjadi bagian penting dalam komunitas lokal. UB juga dinilai telah mulai mempertimbangkan peluang internasional. Dilihat dari per bidang penilaian, UB mendapatkan empat bintang untuk serapan lulusan (employability), masing-masing tiga bintang untuk kerjasama, infrastruktur serta transfer inovasi dan pengetahuan. Dengan prestasi ini UB berhasil menduduki posisi 601+ ranking dunia dan 201+ ranking Asia.
Prestasi UB di Webometrics juga cukup membanggakan. Saat ini UB menduduki peringkat 15 universitas top di Indonesia, 48 universitas top di Asia Tenggara dan 1477 universitas top di dunia. Prestasi ini, menurut Yogi Sugito, tidak lepas dari peran serta sivitas akademika UB dalam memperkaya ketelusuran UB di mesin pencari.
Di bidang riset, saat ini UB telah mengembangkan kerjasama dengan salah satu perusahaan penghasil vaksin, PT Bio Farma (Persero). Kerjasama yang melibatkan unsur Academic, Business, dan Government (ABG) yang baru pertama kali dilakukan di dunia ini, meliputi pengembangan penelitian uji kandidat imunokontrasepsi wanita berbasis monoklonal antibodi zona pellucida-3 (bZP3) karya Prof. drh. Aulani'am, DES.,dan pengembangan penelitian uji kandidat kit deteksi dini pasien Diabetes Mellitus (DM) berbasis auto Glutamic acid decarboxylase 65 (GAD65).
Tidak kalah membanggakan, UB berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh auditor Independen yang mendapat rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan Universitas Brawijaya (UB) tahun 2010. Dalam laporan itu disebutkan, jumlah asset UB pada tahun 2010 sebesar 3,043 triliyun rupiah. Aset ini meningkat jika dibandingkan dengan jumlah aset yang dimiliki oleh UB pada tahun 2009 yang sebesar 2,496 triliyun rupiah. Pendapatan usaha dari jasa layanan pendidikan UB juga mengalami peningkatan dari 287,521 milyar rupiah menjadi 324,607 milyar rupiah. Pada total pendapatan UB pada tahun 2009 sebesar 602,847 milyar rupiah, pada tahun 2010 meningkat menjadi 740,199 milyar rupiah. Dari perhitungan total pendapatan tersebut didapatkan surplus pada tahun 2009 adalah 188,959 milyar rupiah. Pada tahun 2010 surplus meningkat menjadi 228,135 milyar rupiah.
Sebagai penyedia jasa layanan pendidikan bagi masyarakat luas, Universitas Brawijaya mendapatkan penghargaan Pelayanan Prima Terbaik dari Presiden Republik Indonesia. Pada 2012 UB juga menjadi nominator untuk meraih penghargaan Citra Pelayanan Prima.
Dalam hal akademik, prestasi UB dapat dilihat dari tingginya minat masuk calon mahasiswa kuliah di UB. Laju pertumbuhan mencapai 100 persen untuk 2010 dan 2011. Sedangkan lompatan peminat meningkat drastis mencapa 350 persen dari 2007 ke 2011. Pada 2007 tingkat keketatan seleksi 1:5, dan pada 2011 meningkat menjadi 1:8. Ini mengindikasikan tingkat popularitas UB di masyarakat semakin meningkat.
Universitas Brawijaya merupakan penyedia layanan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Terbukti pada 2011 jumlah penerima beasiswa mencapai 14 persen atau sebanyak 6162 orang dari jumlah total mahasiswa. Dari jumlah itu terbesar pertama sebanyak 1728 orang merupakan penerima beasiswa Bidik Misi, terbesar kedua sebanyak 1694 orang merupakan penerima beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dan 1643 terbesar ketiga untuk penerima beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM).
erbagai prestasi yang telah diraih UB ini merupakan kerja keras dari semua pihak. Tidak hanya sivitas akademika, tetapi juga seluruh komponen yang ada di UB. Baik masyarakat maupun pemerintah. "Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para stakeholder, yang menjadikan UB berkembang menjadi universitas terkemuka dan ternama di tingkat nasional maupun internasional seperti sekarang," pungkas Rektor.[by lia]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar